Wah .. tidak asing
kan dengan istilah teknologi informasi (TI)? Pastinya tau dong.. Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal
dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum
yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat,
mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan atau menyebarkan informasi. Dalam instansi apapun di belahan dunia,
pastinya menggunakan sebuah teknologi. Khususnya di bidang bimbingan dan
konseling, apa sih manfaatnya?
Dilihat dari pandangan konselor, dapat menaikkan skill konselor,
memudahkan dalam mengakses sebuah informasi dari belahan manapun, banyak
program-program BK yang dapat menaikkan antusias siswa kepada BK. Sebagai
konselor dapat berkomunikasi dan memberikan motivasi atau dorongan kepada siswa
lewat jejaring sosial,selain itu, konselor lebih mudah memasukkan data
dibandingkan dengan manual. Dari sudut pandang
konseli, mereka dapat mudah menemukan konselornya dalam waktu kapanpun
tanpa perlu mencari-cari keberadaan pasti seorang konselornya. Dibalik
fungsi-fungsi tersebut, juga terdapat sebuah kekurangan didalamnya, yaitu
memerlukan biaya, misalnya HP membutuhkan pulsa, android membutuhkan layanan
internet (kuota internet), siswa menjadi tidak terkontrol dan berlebihan dalam
penggunaan .
Berbagai pemanfaatan teknologi informasi diantaranya :
1 Counseling
Potential With Facebook, yang ditulis oleh Eko
Susanto, M.Pd., Kons. (Dosen Prodi
Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Metro – Lampung)
NBCC
(National Board for Certified Counselor) (2010) membuat panduan terkait
penggunaan teknologi dalam proses konseling, disebutkan counseling can be
delivered in a face to face mode as well as in a distance mode using the
telephone or the internet. Dengan adanya facebook membuat mudah konselor
dan konseli bertemu, meskipun butuh biaya yang lumayan juga. Konseling
menggunakan facebook termasuk pengaplikasian dari cybercounseling.
Akhmat Sudrajat (2009) mendefinisikan konseling facebook sebagai bantuan
psikologis kepada siswa (konseli) secara online melalui facebook agar siswa
dapat memahami, menerima, mengarahkan, mengaktualisasi-kan dan mengembangkan
dirinya secara optimal. Walaupun demikian, kehadiran program konseling facebook
tidak dimaksudkan untuk mengganti konseling konvensional, tetapi dapat
digunakan sesuai fungsinya sebagai suplemen, komplemen, atau subtitusi, yang
menunjang tugas-tugas pelayanan konseling konvensional agar pelayanan bimbingan
dan konseling dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Etika dalam pelaksanaan
konseling adalah kesukarelaan, kerahasiaan,
keputusan ditangan konseli, dan nilai/norma yang berlaku. Menurut penulis, 3
aspek manfaat konseling dengan facebook yaitu :
(1) Suplemen; konseling facebook
sebagai digunakan pelengkap dari keseluruhan proses konseling konvensional,
dengan demikian konseling facebook akan cenderung dilakukan dalam waktu yang
mungkin terbatas dan konten yang terbatas pula.
(2) Komplemen; konseling facebook
digunakan sebagai pilihan, dimana konseli dipersilahkan memilih media yang digunakan
untuk berkomunikasi dengan konselor setelah proses konseling konvensional, dan
facebook menjadi salah satu alternatif pilihannya.
(3) Subtitusi; konseling facebook
digunakan sebagai pengganti dari konseling konvensional, misalnya karena
perbedaan tempat yang jauh antara konselor dengan konseli sehingga tidak
memungkinkan untuk melakukan konseling secara langsung, misalnya antar
propinsi, antar pulau bahkan antar negara.
2. Pengembangan Aplikasi Instrumen Asesmen Bimbingan dan Konseling dengan Spreadsheet (Ms.Exel) ditulis oleh Agus
Triyanto (UNY)
Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan
grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang
agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer
yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat
ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh
banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform
Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun
1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan
versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang
diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007.
Pengembangan
Aplikasi Instrumen Bimbingan dan Konseling dengan Microsoft Excel Instrumen
Tes – Pengembangan Skala Multiple Inteligence berbasis Komputer untuk
penelusuran bakat dan minat dsan Instrumen
Non Tes – Who Am I
Jadi,
penggunaan microsoft excel tidak hanya untuk tata kearsipan, data organisasi,
informasi klien; dan penelitian namun juga dapat digunakan untuk membuat program
aplikasi asesmen bimbingan dan konseling baik tes maupun non tes.

apa sih arti teknologi menurutmu?
BalasHapussebuah inovasi baru untuk mempermudah kita. gitu sih , hehe
BalasHapus